Opening

Jika kata-kata sudah tak bisa mewakili perasanmu, maka menulislah.

Kamis, 28 November 2013

Teruntuk, Mantan Kekasih yg Merangkap jd Cinta Pertama.

Aku tidak tahu harus memulai dari mana, Aku tidak tahu harus menulis dari mana.
Rasanya begitu berat dan lelah, bila harus menulis tentang ini berulang-ulang.
Namamu begitu kuat merasuki otakku sekarang, aku tak pernah menginginkan ini semua..
Tapi, semuanya terjadi begitu saja...
Kenangan kita sangat kuat akhir-akhir ini, menghantui setiap detik hari yg kumiliki.
Begitu kuat, dan sangat melukai persaanku lagi..
Perasaan yg harusnya sudah berangsur-angsur membaik.

Aku masih seperti dulu dan tak pernah berubah...
Masih menyanyangimu sangat dalam:') , dan begitupun dengan luka yg kumiliki masih begitu dalam juga.
Aku ingin seperti kamu yg sangat mudah menutup lembaran cerita kita, dan dengan mudah merekam kenangan-kenangan baru dengan oranglain:")...
Sungguh, aku sangat ingin seperti kamu. dengan mudah merekam cerita baru, dengan orang baru, tanpa harus menengok kearah belakang lagi.
Tetapi? aku sangat sulit melakukannya, aku sulit.
Aku sudah mencoba membuka hati untuk oranglain, tetapi aku tidak bisa membohongi perasaanku.
Aku tak pernah bisa menyayangi orglain, sedalam perasaanku terhadapmu.

Sejak Februari 2013 perpisahan kita, aku masih belum berubah. masih menyayangimu sangat dalam
22bulan kedekatan kita dulu sangat meninggalkan banyak kenangan manis,yg selalu berhasil membuat aku bertahan dalam kesesakan ini.
Sungguh, aku begitu cemburu dan terluka ketika. wanita lain sudah meraja dadamu sekarang..
Aku ingin menjadi satu-satunya, tetapi aku tau. Tuhan berkehendak lain tentang cerita kita:')
Mungkin kehendak tuhan, memang tak mengizinkan kita bersama-sama:')

Mantan.....aku sangat menyanyangi mu:'(
aku lelah harus berpura-pura  bersikap kuat dan sudah membaik.
Aku lelah harus berpura-pura sudah melupakan semuanya.
karena pada kenyataanya, aku masih sangat terluka.
Mantan, tolong bantu aku bicara dengan tuhan.
Tolong bantu aku, supaya aku diberi kekuatan lebih untuk melupakanmu dnegan cepat.
Dan bisa membuka hati, untuk orang yang baru.
Aku nggak sanggup harus terluka sendirian
Aku ngga sanggup harus melihat kamu menyanyangi orglain
Aku ngk sanggup melihat kamu..........sungguh aku sangat membenci perasaan ini.
Aku ingin hidup tenang, hidup dengan jalan kita masing2.
Kamu dengan pacar barumu, dan aku dengan hidupku yg baru.
Aku ingin berhenti mengingat kenangan kita, aku ingin berhenti menyanyangimu sedalam ini.

Oiya, aku dengar pacarmu yg skg sering mengirim voicenote ke ponselmu ya?
Aku dengar kalian pernah pergi ke pantai bersama ya?
Aku dengar dia sangat menyanyangimu ya?
Aku dengar kalian punya panggilan kesayangan ya?
Masih ingat? kita pernah melakukannya bersama-sama dulu:) , kamu pasti lupa ya? iya aku bisa mengerti kok.
Hufttttttt, sesak sekali rasanya.
Rasanya seperti menelan obat yg sangat banyak.
Pahit, sepahit-pahitnya :')
Dan sakit sesakitnya :')
Hey, mantan. bantu aku berdoa supaya aku kuat melalui ini.
Aku ingin lekas melupakan semuanyaa:')
Aku benci ketika aku sudah tak kuasa membendung air mataku.
Aku sangat sulit melepaskan bayangmu.
Pergi yg jauh, pergilah yg jauh.:(
Aku akan menelan pil pahit ini sendirian, aku percaya Tuhan pasti ingin mendewasakanku lewat perasaanku ini. Aku bisa mengerti maksud tuhan:')

Semoga berbahagia dengan sekarang, aku tau dia lebih punya segala hal yg kamu butuhkan.
Dia jauh lebih baik dariku, sangat jauh berbeda. aku pun tak ada apa-apanya dibanding dia:) aku tau.
Aku minta maaf untuk tulisanku ini, aku ngk bermaksut mengganggumu. aku hanya ingin menulisakn perasaanku yg terlalu sering kupendang dihati. aku ngk sanggup memendam ini terlalu banyak:)
Semoga kamu selalu disertai dengan kebaikan ya, ingat dulu kita pernah sama-sama berjanji untuk membuat orangtua kita bangga.

Doaku masih sama seperti kemarin Tuhan...
Beri aku kekutan lebih untuk lekas melupakan cinta pertamaku, dan aku ingin berhenti menyayanginya sedalam ini:).